Jakarta. SPM UNJ. Satuan Penjaminan Mutu (SPM) Universitas Negeri Jakarta pada tanggal 17 Juni 2020 mengadakan acara Webinar dengan tema” Arti Penting dan Kualitas Data PDDIKTI dalam Mendukung Pemeringkatan Universitas. Kegiatan diselenggarakan di kantor SPM- UNJ, dengan narasumber adalah Muhammad Hasan Chabibie, ST., M.Si, beliau adalah Plt Kepala Pusat Data dan Informasi Teknologi Pendidikan Pusdatin- Kemendikbud. Webinar diselenggarakan melalui platform Zoom dan dapat dilihat melalui laman youtube SPM-UNJ dengan link youtube yang dapat diakses melalui https://www.youtube.com/watch?v=yp60i9XDRYc. Peserta acara webinar dihadiri oleh 189 perserta aktif. Peserta terdiri dari para Dekan dan Wakil Dekan dari 8 fakultas di UNJ, Profesi dan Direktur Pascasarjana, 101 Ketua Program Studi PPG, bapak ibu ketua GPJM, dan TPJM, admin PDDIKTI dari setiap unit di Universitas Negeri Jakarta serta para admin PDDIKTI, disamping itu acara juga dihadiri peserta dari perguruan tinggi sekitar kampus Universitas Negeri Jakarta.

Acara dimulai oleh MC Dr Siti Nurjanah, dan sebagai moderator Ka.Div Data SPM, Dr Dalia Sukmawati, M.Si. Acara dimulai dengan penyampaian oleh ketua SPM UNJ, Dr Karnadi, kemudian dilanjutkan oleh pembukaan oleh Wakil Rektor UNJ Prof Dr. Suyono. MSi, beliau menyampaikan, pangkalan data Pendidikan tinggi (PDIKTI) adalah pangkalan data perguruan tinggi yang sangat penting dalam sebuah sistem di Lembaga Pendidikan. Beliau juga memberikan arahan untuk semua pihak terkait ikut berperan serta dalam proses acara webinar guna mendapatkan gambaran yang komprehensif dan strategi untuk melengkapi strategi PDDIKTI UNJ.

Acara kemudian dilanjutkan dengan paparan yang disampaikan oleh Muhammad Hasan Chabibie, ST., M.Si bahwa, sebagai implementasi arahan Pak Menteri Nadiem Anwar Makarim, yaitu memberi kebebasan dan otonomi kepada Lembaga Pendidikan dan merdeka dari birokratisasi, dosen dibebaskan dari birokrasi yang berbelit serta mahasiswa diberikan kebebasan dalam memilih bidang yang mereka sukai. Guna mewujudkan pola tersebut semua harus terekap dalam sistem data yang baik. Salah satu Lembaga yang berperan adalah PUSDATIN, dalam peningkatan kualitas data harus diperlukan tata kelola data dan informasi yang saling terintergrasi dalam suatu ekosistem teknologi informasi. Semua data tersebut harus terintergasi dan menerapkan mutu baik mutu kompetensi peserta, mutu pelaksanaan, mutu pembimbingan, mutu pelaporan dan mutu hasil. Guna meujudkan mutu dalam suatu proses pembelajaran diperlukan tata kelola dalam sistem informasi.

Penjelasan mengenai sistem tata kelola informasi dilanjutkan oleh paparan oleh Bapak Manik dan Bapak Muhammad Rochim dari teknisi Pusdatin. Hal yang disampaikan mengenai Pangkalan Data Pendidikan Tinggi berdasarkan UU No 12 Tahun 2012 dan Permenristekdikti nomor 61 tahun 2016. Beliau menyampaikan bahwa sistem pelaporan harus melalui SPM Dikti (Standar Pendidikan Tinggi (Stnadar Dikti) melibatkan SPMI dan SPME yang nantinya akan bermuara pada PDDIKTI. Informasi dalam PDDIKTI merupakan informasi yang penting bagi bagi proses akreditasi perguruan tinggi, informasi bagi masyrakat, dan informasi bagi mahasiswa dalam memperoleh pekerjaan kelak. Sistem kunci dalam kevalidan adalah tertibnya dalam proses pelaporan baik dari sisi komponen substansi data yang dilaporkan maupun waktu pelaporan yang dilakukan selama 3 periode yaitu periode awal, semester maksimal 2 bulan setelah perkuliahan dimulai, dilihat dari data chekpoint I dan 2 bulan setelah perkuliahan berakhir yang dilihat dari chekpoint II. Dalam proses pelaporan harus memeperhatikan jadwal tersebut Terdapat 3 data penting yang harus dilakukan yaitu data kelembagaan, data sumber daya dan data aktivitas mahasiswa. Kegiatan dilajutkan dengan forum tanya jawab dari seluruh peserta webinar, Semua data penting dilakukan keakuratan dengan sistem yang saling terintergrasi satu dengan yang lain. (DS-SPMUNJ)

Copyright © 2018-2021 Satuan Penjaminan Mutu, Universitas Negeri Jakarta

Log in with your credentials

Forgot your details?